Powered by Blogger.
Showing posts with label Aktor Film. Show all posts
Showing posts with label Aktor Film. Show all posts

Sunday, October 21, 2012

Biografi Dono Warkop DKI - Pelawak Indonesia

Pelawak IndonesiaBernama lengkap Drs. H. Wahyu Sardono atau di kenal sebagai Dono Warkop, ia dilahirkan di Solo, Jawa Tengah, 30 September 1951, Ia merupakan anak keempat dari tujuh orang bersaudara. Ia dikenal sebagai Pelawak dari grup komedi Warkop DKI bersama Kasino dan Indro. Semasa kecil Dono warkop menenyam pendidikan di SD Negeri 1 kebon dalem kemudian setelah lulus SD ia masuk di SMP negeri 1 Kebon Dalem, 3 tahun pendidikannya di SMP kebon Dalem ia kemudian melanjutkan pendidikannya di SMA negeri 3 Surakarta dengan mengambil jurusan Ilmu Sosial (IPS), di SMA ia juga aktif dalam organisasi sekolah, terbukti bahwa ia berhasil menjadi ketua OSS di sekolahnya tersebut. Selepas luluas SMA dar SMA negeri 3 Surakarta, Dono wakop pun berangkat ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi di Jakarta, Ia mengambil Jurusan Ilmu Sosiologi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Dono warkop juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan seperti Mapala UI.


Setelah lulus dari kampusnya ia juga dipercaya sebagai Asisten Dosen jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, di Universitas yang sama Dono juga menjadi Dosen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Diluar aktivitas kampusnya, Dono warkop juga menjadi penyiar Radio Prambors, dari sinilah yang cikal bakal terbentuknya grup lawak fenomenal “Warkop DKI” yang awalnya bernama Warkop Prambors yang awalnya dibentuk oleh Nanu (Nanu Mulyono), Rudy (Rudy Badil), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro), yang kemudian terkenal menjadi Warkop DKI yang digawangi oleh Dono, Kasino dan Indro. Nanu, Rudy, Dono dan Kasino adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Jakarta sedangkan Indro kuliah di Universitas Pancasila, Jakarta.

Pelawak Indonesia

Mereka pertama kali meraih kesuksesan lewat acara Obrolan Santai di Warung Kopi yang merupakan garapan dari Temmy Lesanpura, Kepala Bagian Programming Radio Prambors. Acara lawakan setiap Jumat malam antara pukul 20.30 hingga pukul 21.15, disiarkan oleh radio Prambors yang bermarkas di kawasan Mendut, Prambanan, Borobudur, alias Menteng Pinggir. Ide awal obrolan Warkop Prambors berawal dari dedengkot radio Prambors, Temmy Lesanpura. Radio Prambors meminta Hariman Siregar, dedengkot mahasiswa UI untuk mengisi acara di Prambors. Hariman pun menunjuk Kasino dan Nanu, sang pelawak di kalangan kampus UI untuk mengisi acara ini. Ide ini pun segera didukung oleh Kasino, Nanu, dan Rudy Badil, lalu disusul oleh Dono dan Indro. Rudy yang semula ikut Warkop saat masih siaran radio, tak berani ikut Warkop dalam melakukan lawakan panggung, karena demam panggung (stage fright). Dono pun awalnya saat manggung beberapa menit pertama mojok dulu, karena masih malu dan takut. Setelah beberapa menit, barulah Dono mulai ikut berpartisipasi dan mulai kerasan, hingga akhirnya terus menggila hingga akhir durasi lawakan. Indro adalah anggota termuda, saat anggota Warkop yang lain sudah menduduki bangku kuliah, Indro masih pelajar SMA.

Pertama kali Warkop muncul di pesta perpisahan (kalau sekarang prom nite) SMA IX yang diadakan di Hotel Indonesia. Semua personel gemetar, alias demam panggung, dan hasilnya hanya bisa dibilang lumayan saja, tidak terlalu sukses. Namun peristiwa pada tahun 1976 itulah pertama kali Warkop menerima honor yang berupa uang transport sebesar Rp20.000. Uang itu dirasakan para personel Warkop besar sekali, namun akhirnya habis untuk menraktir makan teman-teman mereka. Berikutnya mereka manggung di Tropicana. Sebelum naik panggung, kembali seluruh personel komat-kamit dan panas dingin, tapi ternyata hasilnya kembali lumayan. Baru pada acara Terminal Musikal (asuhan Mus Mualim), grup Warkop Prambors baru benar-benar lahir sebagai bintang baru dalam dunia lawak Indonesia. Acara Terminal Musikal sendiri tak hanya melahirkan Warkop tetapi juga membantu memperkenalkan grup PSP (Pancaran Sinar Petromaks), yang bertetangga dengan Warkop. Sejak itulah honor mereka mulai meroket, sekitar Rp 1.000.000 per pertunjukan atau dibagi empat orang, setiap personel mendapat no pek go ceng (Rp 250.000).
Mereka juga jadi dikenal lewat nama Dono-Kasino-Indro atau DKI (yang merupakan pelesetan dari singkatan Daerah Khusus Ibukota). Ini karena nama mereka sebelumnya Warkop Prambors memiliki konsekuensi tersendiri. Selama mereka memakai nama Warkop Prambors, maka mereka harus mengirim royalti kepada Radio Prambors sebagai pemilik nama Prambors. Maka itu kemudian mereka mengganti nama menjadi Warkop DKI, untuk menghentikan praktik upeti itu. Setelah puas manggung dan mengobrol di udara, Warkop mulai membuat film-film komedi yang selalu laris ditonton oleh masyarakat. Dari filmlah para personel Warkop mulai meraup kekayaan berlimpah. Dengan honor Rp 15.000.000 per satu film untuk satu grup, maka mereka pun kebanjiran uang, karena tiap tahun mereka membintangi minimal 2 judul film pada dekade 1980 dan 1990-an yang pada masa itu selalu diputar sebagai film menyambut Tahun Baru Masehi dan menyambut Hari Raya Idul Fitri di hampir semua bioskop utama di seluruh Indonesia.

Dono Warkop DKI


Dari semua personel Warkop, mungkin Dono lah yang paling intelek, walau ini agak bertolak belakang dari profil wajahnya yang 'ndeso' itu. Dono bahkan Dono warkop juga kerap menjadi pembawa acara pada acara kampus atau acara perkawinan rekan kampusnya. Kasino juga lulus dari FISIP. Selain melawak, mereka juga sempat berkecimpung di dunia pencinta alam. Hingga akhir hayatnya Nanu, Dono, dan Kasino tercatat sebagai anggota pencinta alam Mapala UI.

Dono Warkop DKI

Dono warkop menikah dengan Titi Kusumawardhani, dari perkawinannya ini Dono warkop dikaruniai tiga orang anak yang bernama Andika Aria Sena, Damar Canggih Wicaksono dan Satrio Sarwo Trengginas. Dono warkop sendiri telah membintai puluhan judul film komedi yang membawa namanya melambung bersama personil Warkop DKI yang lainnya di jagat hiburan Indonesia di tahun 90-an. Dunia Lawak Tanah Air kembali berduka ketika pada tanggal 30 Desember 2001 Dono warkop menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah sakit Rumah Sakit Santo Carolus, Jakarta Pusat, sekitar pukul 01.00 WIB setelah sebelumnya ditinggal pergi oleh personil Warkop DKi yang lainnya Kasino yang meninggal di tahun 1997. Almarhum Dono warkop meninggal dunia akibar penyakit tumor di bagian bokong dan sudah menjalar menjadi kanker paru-paru stadium akhir, dan menyerang lever, Dono warkop meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indrojoyo Kusumonegoro. Ia dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman pelawak senior anggota Warkop DKI ini memang benar-benar mengharukan. Ribuan pelayat turut meneteskan air matanya karena tidak kuat menahan kesedihan melihat kepergiannya. Kini Personil Warkop DKI hanya tinggal Indro DKI.

Referensi :

- http://id.wikipedia.org/wiki/Wahjoe_Sardono
- http://id.wikipedia.org/wiki/Warkop
- http://news.liputan6.com/read/26282/dono-warkop-meninggal-dunia
- http://www.anginsurga.eu/warkopdki.html

Thursday, October 4, 2012

Biografi Benyamin S - Seniman Multi Talenta

Benyamin S, Seniman, Artis, Penyanyi, BiografiBenyamin Sueb lahir di Kemayoran, Jakarta, 5 Maret 1939, Celetukan "muke lu jauh" atau "kingkong lu lawan" pasti mengingatkan masyarakat pada Benyamin Sueb. Sejak kecil, Benyamin Sueb sudah merasakan getirnya kehidupan. Bungsu delapan bersaudara pasangan Suaeb-Aisyah kehilangan bapaknya sejak umur dua tahun. Karena kondisi ekonomi keluarga yang tak menentu, si kocak Ben sejak umur tiga tahun diijinkan ngamen keliling kampung dan hasilnya buat biaya sekolah kakak-kakaknya. Benyamin sering mengamen ke tetangga menyanyikan lagu Sunda Ujang-Ujang Nur sambil bergoyang badan. Orang yang melihat aksinya menjadi tertawa lalu memberikannya recehan 5 sen dan sepotong kue sebagai "imbalan".

Penampilan Benyamin kecil memang sudah beda, sifatnya yang jahil namun humoris membuat Benyamin disenangi teman-temannya. Seniman yang lahir di Kemayoran, 5 Maret 1939 ini sudah terlihat bakatnya sejak anak-anak. Bakat seninya tak lepas dari pengaruh sang kakek, dua engkong Benyamin yaitu Saiti, peniup klarinet dan Haji Ung, pemain Dulmuluk, sebuah teater rakyat - menurunkan darah seni itu dan Haji Ung (Jiung) yang juga pemain teater rakyat di zaman kolonial Belanda. Sewaktu kecil, bersama 7 kakak-kakaknya, Benyamin sempat membuat orkes kaleng.

Benyamin bersama saudara-saudaranya membuat alat-alat musik dari barang bekas. Rebab dari kotak obat, stem basnya dari kaleng drum minyak besi, keroncongnya dari kaleng biskuit. Dengan "alat musik" itu mereka sering membawakan lagu-lagu Belanda tempo dulu. Kelompok musik kaleng rombeng yang dibentuk Benyamin saat berusia 6 tahun menjadi cikal bakal kiprah Benyamin di dunia seni. Dari tujuh saudara kandungnya, Rohani (kakak pertama), Moh Noer (kedua), Otto Suprapto (ketiga), Siti Rohaya (keempat), Moenadji (kelima), Ruslan (keenam), dan Saidi (ketujuh), tercatat hanya Benyamin yang memiliki nama besar sebagai seniman Betawi. Benyamin memulai Sekolah Dasar (dulu disebut Sekolah Rakyat) Bendungan Jago sejak umur 7 tahun. Sifatnya yang periang, pemberani, kocak, pintar dan disiplin, ditambah suaranya yang bagus dan banyak teman, menjadikan Ben sering ditraktir teman-teman sekolahnya.

SD kelas 5-6 pindah ke SD Santo Yusuf Bandung. SMP di Jakarta lagi, masuk Taman Madya Cikini. Satu sekolahan dengan pelawak Ateng. Di sekolah Taman Madya, ia tergolong nakal. Pernah melabrak gurunya ketika akan kenaikan kelas, ia mengancam, "Kalau gue kagak naik lantaran aljabar, awas!" Lulus SMP ia melanjutkan SMA di Taman Siswa Kemayoran. Sempat setahun kuliah di Akademi Bank Jakarta, tapi tidak tamat.

Baru setelah menikah dengan Noni pada 1959 (mereka bercerai 7 Juli 1979, tetapi rujuk kembali pada tahun itu juga), Benyamin kembali menekuni musik. Bersama teman-teman sekampung di Kemayoran, mereka membentuk Melodyan Boy. Benyamin nyanyi sambil memainkan bongo. Bersama bandnya ini pula, dua lagu Benyamin terkenang sampai sekarang, Si Jampang dan Nonton Bioskop. Benyamin Mengaku tidak punya cita-cita yang pasti. Tergantung kondisi, kata penyanyi dan pemain film yang suka membanyol ini. Benyamin pernah mencoba mendaftar untuk jadi pilot, tetapi urung gara-gara dilarang ibunya.

Ia akhirnya jadi pedagang roti dorong. Pada tahun 1959, ia ditawari bekerja di perusahaan bis PPD, langsung diterima. Tidak ada pilihan lain, katanya. Pangkatnya cuma kenek, dengan trayek Lapangan BantengwPasar Rumput. Itu pun tidak lama. Habis, gaji tetap belum terima, dapat sopir ngajarin korupsi melulu, tuturnya. Korupsi yang dimaksud ialah, ongkos penumpang ditarik, tetapi karcis tidak diberikan. Ia sendiri mula-mula takut korupsi, tetapi sang sopir memaksa. Sialnya, tertangkap basah ketika ada razia. Benyamin tidak berani lagi muncul ke pool bis PPD. Kabur, daripada diusut.

Sebenarnya selain menekuni dunia seni, Benyamin juga sempat menimba ilmu dan bekerja di lahan yang ‘serius’ diantaranya mengikuti Kursus Lembaga Pembinaan Perusahaan dan Pembinaan Ketatalaksanaan (1960), Latihan Dasar Kemiliteran Kodam V Jaya (1960), Kursus Administrasi Negara (1964), bekerja di Bagian Amunisi Peralatan AD (1959-1960), Bagian Musik Kodam V Jaya (1957-1969), dan Kepala Bagian Perusahaan Daerah Kriya Jaya (1960-1969).

Benyamin S, Seniman, Artis, Penyanyi, Biografi
Kesuksesan dalam dunia musik diawali dengan bergabungnya Benyamin dengan satu grup Naga Mustika. Grup yang berdomisili di sekitar Cengkareng inilah yang kemudian mengantarkan nama Benyamin sebagai salah satu penyanyi terkenal di Indonesia. Selain Benyamin, kelompok musik ini juga merekrut Ida Royani untuk berduet dengan Benyamin. Dalam perkembangannya, duet Benyamin dan Ida Royani menjadi duet penyanyi paling popular pada zamannya di Indonesia. Bahkan lagu-lagu yang mereka bawakan menjadi tenar dan meraih sukses besar. Sampai-sampai Lilis Suryani salah satu penyanyi yang terkenal saat itu tersaingi.

Pada akhir hayatnya, Benyamin juga masih bersentuhan dengan dunia panggung hiburan. Selain main sinetron/film televisi (Mat Beken dan Si Doel Anak Sekolahan) ia masih merilis album terakhirnya dengan grup Rock Al-Haj bersama Keenan Nasution. Lagu seperti Biang Kerok serta Dingin-dingin menjadi andalan album tersebut.

Dalam dunia musik, Bang Ben (begitu ia kerap disapa) adalah seorang seniman yang berjasa dalam mengembangkan seni tradisional Betawi, khususnya kesenian Gambang Kromong. Lewat kesenian itu pula nama Benyamin semakin popular. Tahun 1960, presiden pertama Indonesia, Soekarno, melarang diputarnya lagu-lagu asing di Indonesia. Pelarangan tersebut ternyata tidak menghambat karier musik Benyamin, malahan kebalikannya. Dengan kecerdikannya, Bang Ben menyuguhkan musik Gambang Kromong yang dipadu dengan unsur modern.

Benyamin yang telah empat belas kali menunaikan ibadah haji ini meninggal dunia setelah koma beberapa hari seusai main sepak bola pada tanggal 5 September 1995, akibat serangan jantung. Benyamin dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta. Ini dilakukan sesuai wasiat yang dituliskannya, agar dia dimakamkan bersebelahan dengan makam Bing Slamet yang dia anggap sebagai guru, teman, dan sosok yang sangat memengaruhi hidupnya.

Referensi :

- http://id.wikipedia.org/wiki/Benyamin_Sueb

Monday, September 24, 2012

Biografi Donnie Yen - Aktor Film Asia

Biografi Donnie YenDonnie Yen bernama lengkap Donnie Yen Ji Dan, ia dilahirkan pada tanggal 27 Juli 1963. Donnie Yen merupakan seorang aktor laga dari Hong Kong, Ahli bela diri, koreografer, Sutradara, Produser film dan Juara Turnamen Wushu. Ia sering bermain dengan aktor-aktor ternama dari asia seperti Jackie Chan, Jet Lee, serta Aktris Michele Yeoh. Donnie Yen banyak dikenal orang sebagai tokoh yang mempopulerkan seni beladiri wing Chun yang dikembangkan oleh Ip Man atau Ip Kai Man yang juga merupakn guru beladiri Bruce Lee. Donnie Yen sukses dikenal sukses berperan sebagai Ip Man seorang master beadiri Wing Chun di film Ip Man tahun 2008yang kemudian sukses menembus jajaran Box Office. Dampak dari film tersebut mengakibatkan banyaknya orang yang ingin mendalami beadiri wing chun yang dikembangkan oleh Ip Man. Putra Ip Man yaitu Ip Chun bahkan berterima kasih kepada Donnie Yen yang telah memperkenakan seni beladiri Keluarganya dan membuat keluarganya dikenal orang. Donnie Yen merupakan salah satu aktor laga termahal di asia.

Biografi Donnie Yen
Donnie Yen dilahirkan di Taishan, Guangdong, Cina. Ibunya bernama Bow sim Mark yang juga seoranmg master seni bela diri wanita, kemudian ayahny bernama Klyster Yen yang berkerja sebagai editor surat kabar Ketika Donnie Yen berumur dua tahun, keluarganya pindah ke Hong Kong, dan kemudian ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat ketika Donnie Yen berusia 11 tahun. Adik perempuan Donnie Yen bernama Chris Yen, juga seorang seniman bela diri dan aktris film yang muncu di Film Adventures of Johnny Tao : Rock Around the Dragon yang diproduksi tahun 2007. Di usia mudanya, Donnie Yen di bawah pengaruh dari ibunya yang mengajarkan Donnie Yen untuk mengembangkan minat dan bakat dalam seni bela diri dan ia mulai bereksperimen dengan berbagai gaya, termasuk t'ai chi dan lainnya tradisional seni bela diri Cina.


Donnie Yen difokuskan untuk berkonsentrasi berlatih seni bea diri wushu setelah putus sekolah . Orang tuanya khawatir bahwa ia menghabiskan waktu terlalu banyak di Combat Zone Boston, sehingga mereka mengirim dia ke Beijing pada program pelatihan wushu selama dua tahun. Ketika Donnie Yen memutuskan untuk kembali ke Amerika Serikat, ia pergi ke Hong Kong dan bertemu koreografer Yuen Woo ping disana. Donnie Yen juga berlatar belakang dari keluarga musisi. Ibunya adalah penyanyi sopran, selain menjadi guru seni bela diri di Boston, sementara ayahnya adalah seorang pemain biola. Di usia mudanya, ia diajarkan oleh orang tuanya untuk bermain alat musik, termasuk piano. Ia juga tahu menari Hip Hop dan breakdance.

Donnie Yen awalnya berperan sebagai seorang stuntman dalam film-film awalnya yaitu di Shaolin Drunkard (1983) and Taoism Drunkard (1984) Pada usia 20, Donnie Yen mendapat peran Akting pertamanya dalam film Drunken Tai Chi 1984. Setelah syuting di film Drunken Tai Chi dan Tiger Cage (1988), Donnie Yen membuat terobosan dengan berperan sebagai lawan main jet Lee sebagai jenderal Nap lan di Once Upon a Time di China II (1992), Ia menjadi lawan bertarung tokoh Wong Fei-hung yang dimainkan oleh Jet Li. Donnie Yen kemudian berperan sebagai tokoh utama dalam film Iron Monkey di tahun 1993. Donnie Yen dan Jet Lee tampil bersama lagi di Hero film 2002, di mana Donnie Yen memainkan tombak yang berjuang dengan karakter Jet Lee, seorang pendekar yang tidak disebutkan namanya. Film ini dinominasikan dalam penghargaan Oscar kategori Bahasa Asing Terbaik di tahun 2003.

Biografi Donnie Yen
Pada tahun 1995, Yen membintangi peran sebagai Chen Zhen di serial Televisi Fist of Fury yang diproduksi oleh ATV, yang diadaptasi dari film 1972 dengan judul yang sama yang dibintangi Bruce Lee sebagai Chen Zhen. Pada tahun 1997, Yen memulai debutnya sebagai sutradara di perusahaan produksi Film Bullet, film yang disutradarainya yaitu Wolf legend (1997) dan Kiss Balistik (1998), di mana ia memainkan tokoh utama. Donnie Yen melanjutkan untuk peruntungannya di bidang koreografi adegan perkelahian dan muncul dalam peran kecil di beberapa film Hollywood, seperti Highlander : Endgame (2000) dan Blade II (2002).
Pada tahun 2003, Donnie Yen bermain se bagai tokoh antagonis bersama Jackie Chan di Fiml Shanghai Knights. Donnie Yen yang terus bekerja sama dengan Wilson Yip di film Flash Point (2007) di mana ia membintangi sebagai tokoh utama dan menjabat sebagai koreografer produser dan pemeran di film. Dia memenangkan Best Action Choreography di Film Awards Golden Horse dan Hong Kong Film Awards untuk penampilannya dalam film Flash Point.

Biografi Donnie YenPada tahun 2008, Donnie Yen membintangi tokoh Ip Man, yang menceritakan perjalanan ahli beadiri wing Chun Ip Man yang merupakan master bela diri dari Bruce Lee. Film Ip Man ditandai kolaborasi keempat Donnie Yen dengan sutradara Wilson Yip, mempertemukan dia dengan rekan bintang bintang seperti Sha Po Lang, Sammo Hung dan Simon Yam. Ip Man menjadi film box office cina terbesar sampai saat ini yang menampilkan peran Donnie Yen sebagai tokoh utama. Pada bulan Agustus 2011, Donnie Yen sedang berlibur dengan keluarganya di Amerika Serikat, dia menerima undangan produser Avi Lerner untuk membintangi film The Expendables 2. Namun donnie Yen mempertimbangkan tawaran itu,karena ia banyak juga banyak memrankan fim lain saat itu kemudian Donnie Yen ke Hong Kong dan mengungkapkan kepada media bahwa ia telah menolak peran yang ditawarkan tersebut di film The Expendables 2.

Biografi Donnie YenPada September 2011, Yen mengungkapkan bahwa ia mengambil peran komedi di film Ends Well 2012 dan Cop Thunder, dan akan bekerja sama dengan Sandra Ng dalam film pertama. Selain menjadi seorang seniman bela diri dan aktor terkenal, Yen juga merupakan koreografer kelas dunia, dan di koreografi nya telah diakui melalui berbagai penghargaan yang telah dicapainya. Dalam beberapa tahun terakhir, donnie Yen berhasil memasukkan seni bela diri campuran (MMA) dalam koreografi di berbagai film,. Dalam beberapa tahun terakhir, Donnie Yen berkerja sebagai koreografer dan memenangkan penghargaan sebagai "Aksi Koreografi Terbaik" di Hong Kong Movie Awards pada tahun 2008 dan 2011.

Biografi Donnie Yen
Donnie Yen menggambarkan dirinya sebagai seorang seniman bela diri campuran, dan ini terbukti dari gayanya. Ia belajar wushu dari usia muda, di bawah bimbingan ibunya, dan kemudian ingin belajar taekwondo di masa remajanya, tapi tidak pernah melakukannya. Ketika saat ia masih remaja, ia memperoleh medali di kompetisi wushu yang diselenggarakan di Amerika Serikat, yang dikenal sebagai Zona Tempur Boston. Pada saat itu, tim wushu Beijing mengundang Donnie Yen ke Beijing, Cina, di mana ia mulai pelatihan di Beijing Sports Institute, sebuah fasilitas yang sama di mana aktor Jet Li terlatih.

Donnie Yen kemudian melanjutkan untuk menemukan dan mencari pengetahuan tentang gaya seni bela diri lainnya, ia kemudian akan mendapatkan sabuk dari judo dan Brazilian Jiu Jitsu, dan melanjutkan studi seni beladiri parkour, gulat, Muay Thai, kickboxing, dan tinju di bawah berbagai pelatih bela diri. Menjelang akhir tahun 2007, Donnie Yen menambahkan sistem bela diri baru dalam gudang keahliannya. Ia ditawari peran Ip Man seorang grandmaster wing Chun dan guru dari Bruce Lee , dalam film 2008 yang dinamai grandmaster. Dia bekerja keras dan belajar tehnik Wing Chun dibawah bimbingan putra Ip Man tertua, Ip Chun selama 9 bulan sebelum menangani peran. Ip Chun memuji donnie Yen untuk usahanya, dan memuji bahwa Yen adalah seorang seniman bela diri yang besar dan cepat belajar, dan telah berhasil memahami konsep penuh Wing Chun jauh lebih cepat daripada siapa pun yang telah ia ajari. Pada tahun 1993, Yen menikah dengan Zing-Ci Leung. Anak mereka, Man-Zeok Yen, lahir pada tahun 1995. Dari tahun 1995 sampai 2000, Yen terlibat dalam hubungan dengan aktris Man Yee "Joey" Meng. Yen menikah Cecilia Wang di Toronto Amerika Serikat pada tahun 2003.

Referensi :

- http://en.wikipedia.org/wiki/Donnie_Yen (terjemahan oleh Nurdyansa)